Perwiraone.com Lampung – Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela mengatakan pembuatan buku muatan apel tematik yang diinisiasi oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Provinsi Lampung sebagai upaya memperkuat perlindungan anak di sekolah.
“Buku ini menjadi inovasi dari Pemerintah Provinsi Lampung di sektor pendidikan sebagai upaya memperkuat perlindungan peserta didik sekaligus membangun karakter siswa agar lebih sadar, berani, dan mampu menjaga diri dari berbagai bentuk kekerasan, termasuk di ruang digital,” ujar Jihan Nurlela dalam keterangannya di Bandarlampung, Selasa.
Ia mengatakan buku muatan apel tematik tersebut disusun untuk siswa yang ada di jenjang pendidikan sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), dan sekolah menengah atas (SMA) sederajat.
“Materi ini menjadi bagian dari penguatan pendidikan karakter yang diterapkan di lingkungan sekolah. Kehadiran program ini juga menjawab tantangan pencegahan risiko kekerasan terhadap anak, termasuk kekerasan berbasis gender online (KBGO), manipulasi, hingga grooming yang banyak terjadi melalui media digital,” katanya.
Menurut dia, hal tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Lampung dalam menghadirkan inovasi di sektor pendidikan, khususnya yang berfokus pada perlindungan anak.
“Pemerintah Provinsi Lampung ingin memastikan anak-anak tumbuh dalam lingkungan yang aman. Tidak boleh ada kekerasan terhadap anak-anak, dan penting pula untuk menjaga kesinambungan pendidikan, mulai dari upaya mencegah putus sekolah hingga mendorong siswa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi atau memasuki dunia kerja,” ucap dia.
Ia menjelaskan, keberhasilan menciptakan generasi yang unggul dan berdaya saing di Provinsi Lampung tidak dapat berjalan sendiri tanpa dukungan berbagai pihak. Kolaborasi lintas elemen menjadi kunci utama dalam mewujudkan tujuan tersebut.
“Guru, tenaga pendidik, orang tua, dan lingkungan tempat tinggal harus terlibat aktif. Kolaborasi ini penting agar kita bisa menciptakan generasi yang sehat, tangguh, dan unggul,” ujarnya.(***)
