Lantaran Melihat Harimau Dari Jarak Tiga Meter Diarea Perkebunan, Warga Gunung Doh Mengalami Trauma

Perwiraone.com  Tanggamus  Kabar menggegerkan warga di Pekon Gunung Doh Kecamatan Bandar Negeri Semuong Kabupaten Tanggamus, sebab ada warga menjadi saksi dari sebuah kejadian menegangkan ketika bertemu harimau Sumatera saat aktivitas di area persawahan pada Rabu tanggal 6 Maret 2024.

Menurut keterangan Rohimudin selaku suami Ernita, peristiwa itu dialami istrinya  saat mereka bersama-sama Nurman Ali Ana dan Susanti sedang sibuk memetik jagung di sekitar area persawahan yang berjarak sekitar 100 meter dari pemukiman warga, siang tadi.

“Kejadiannya sekitar pukul 11.30 WIB, saat kami panen jagung,” kata Rohimudin pada Rabu 6 Maret 2024 malam.

Ia menjelaskan, Peristiwa yang dialami istrinya saat hendak mengambil air minum, istrinya dengan terkejut melihat seekor harimau dewasa dari jarak hanya 3 meter. Harimau tersebut kemudian mengaum dengan keras, sekitar pukul 11.50 WIB.

Meskipun istrinya berusaha memberitahukan keberadaan harimau kepada yang lainnya, namun karena ketakutan dan syok, suaranya tidak terdengar jelas oleh dirinya maupun keluarganya.

“Saya berjarak sekitar 10 meter terhalangi oleh pepohonan jagung yang rimbun. Saya mendengar suara Ruangan keras tersebut dan merasa mendapatkan firasat buruk, Lalu saya segera mendekati istri saya ternyata sedang merangkak ketakutan jelasnya.

Lalu dirinya dengan cepat mengingatkan yang lainnya untuk segera keluar dari rimbunnya pepohonan jagung.

“Saya merasa harimau masih berada di dekat lokasi tersebut, kami langsung pulang sebab istri saya enggak bisa apa-apa,” ujarnya.

Atas kejadian Tersebut ia langsung melaporkan kepada kepala pekon, namun pada saat Saya melaporkan kepada kepala pekon ,ia sedang menelpon pihak PPA Kehutanan mereka menanyakan bukti foto dan video.

“Jawaban dari mereka menanyakan buktinya, ada Photonya atau videonya, atau tidak. Boro-boro mau video, kami saja ketakutan tegasnya.

Namun demikian Rohimudin berterima kasih kepada Polsek Wonosobo Polres Tanggamus yang peduli dan datang ke kediamannya meminta keterangan pihaknya.

“Alhamdulillah kami agak lega, anggota Polsek Wonosobo tadi sudah ke rumah dan kami ceritakan apa adanya. Memang kalo foto dan video kami tidak ada, tapi saya yakin istri saya melihat karna saya juga mendengar auman tersebut,” tandasnya.

Hingga saat ini, Ernita masih mengalami syok dan ketakutan karena kejadian yang dialaminya, sehingga belum dapat dimintai tanggapan atas kejadian yang dialaminya siang tadi.

Menurut Kakon Gunung Doh Muzakir bahwa dirinya menghubungi KPH Ahmad Dwicahyo dan KPH menanyakan buktinya Potonya, namun keluarga Rohimudin tidak dapat memfoto karena ketakutan.

Kakonpun Mengimbau Kepada  masyarakat Untuk Sementara agar tidak Berangkatvkesawah maupun ke kebun, Kalaupun mau ke sawah harus Membawa teman Jangan sendirian, sambil menunggu situasi benar-benar aman imbaunya.

Keberadaan harimau tersebut menjadi pengalaman menegangkan bagi warga Pekon Gunung Doh, yang kini lebih waspada saat beraktivitas di sekitar area persawahan. Semoga kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang. (Red)

Tinggalkan Balasan