Buruh 62 Tahun Ini Bersyukur Anaknya Bisa Ikut Sunat Gratis Hari Bhayangkara ke-80

Perwiraone.com Lamsel – Di usia 62 tahun, Andriyadi masih harus bekerja sebagai buruh di sebuah rumah makan untuk memenuhi kebutuhan keluarganya. Pria yang tinggal menumpang di atas lahan PT KAI di Desa Merak Batin, Kecamatan Natar, Lampung Selatan itu tak mampu menyembunyikan rasa syukurnya saat putranya, Iqbal, mendapat kesempatan mengikuti sunatan massal gratis yang digelar Polsek Natar dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80, Jumat (12/6/2026).

 

Bagi Andriyadi, biaya khitan menjadi salah satu kebutuhan yang harus dipersiapkan di tengah kondisi ekonomi keluarganya yang serba terbatas. Karena itu, program bakti kesehatan yang diselenggarakan Polri menjadi bantuan yang sangat berarti.

 

Pagi itu, Andriyadi bersama istrinya mendampingi Iqbal ke Polsek Natar. Di lokasi yang sama, tetangga mereka, Ilham, juga mengikuti khitan massal bersama ratusan peserta lainnya. Sejak pagi, halaman Polsek Natar dipenuhi suasana hangat dan penuh kebahagiaan. Para orang tua tampak setia mendampingi anak-anak mereka, memberikan semangat, hingga menenangkan peserta yang terlihat gugup sebelum menjalani proses khitan.

 

Bagi Andriyadi, program tersebut bukan sekadar pelayanan kesehatan gratis, melainkan bentuk kepedulian yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat kecil.

 

“Terima kasih banyak kepada Pak Polsek. Kegiatan ini sangat membantu kami dan mengurangi beban keluarga,” ujar Andriyadi.

Apresiasi juga disampaikan Ketua RT 05 Desa Merak Batin Induk, Hasbundari. Menurutnya, kegiatan sunatan massal tersebut sangat membantu warga kurang mampu yang selama ini kesulitan memenuhi biaya khitan bagi anak-anak mereka.

 

“Terima kasih kepada Polsek Natar. Kegiatan sunatan massal ini sangat membantu warga saya yang kurang mampu. Program seperti ini sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” katanya.

 

Sementara itu, Kapolres Lampung Selatan, AKBP Toni Kasmiri, mengatakan bahwa kegiatan bakti kesehatan tersebut merupakan bagian dari kepedulian Polri untuk terus hadir dan memberikan manfaat nyata kepada masyarakat, terutama bagi keluarga yang membutuhkan.

 

“Melalui peringatan Hari Bhayangkara ke-80, kami ingin berbagi manfaat dan kebahagiaan kepada masyarakat. Sunatan massal ini merupakan bentuk kepedulian Polri untuk membantu meringankan beban orang tua, khususnya keluarga yang kurang mampu, sehingga anak-anak dapat memperoleh layanan kesehatan yang baik tanpa terbebani biaya,” ujar AKBP Toni Kasmiri.

 

Pada pelaksanaan yang digelar 12 Juni 2026 tersebut, sebanyak 105 peserta tercatat mengikuti sunatan massal. Mereka berasal dari berbagai desa di Kecamatan Natar dan wilayah sekitarnya.

Selain sunatan massal, Polsek Natar juga menggelar kegiatan donor darah sebagai bagian dari rangkaian bakti kesehatan Hari Bhayangkara ke-80. Sebanyak 50 pendonor turut berpartisipasi dalam kegiatan kemanusiaan tersebut. Kegiatan donor darah terselenggara melalui kerja sama dengan Palang Merah Indonesia Daerah Lampung dan Puskesmas Natar, yang menyediakan dukungan tenaga medis dan fasilitas kesehatan selama kegiatan berlangsung.

 

Suasana kebersamaan tampak mewarnai seluruh rangkaian kegiatan. Anak-anak yang telah selesai menjalani khitan terlihat didampingi orang tua mereka dengan wajah lega dan bahagia. Sementara para pendonor darah dengan sukarela mengikuti proses donor sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama.

Di balik ramainya kegiatan tersebut, tersimpan banyak kisah perjuangan keluarga sederhana seperti yang dialami Andriyadi. Bagi pria 62 tahun itu, melihat putranya dapat menjalani khitan dengan aman dan tanpa biaya menjadi kebahagiaan tersendiri.( S Rzl)