Pj.Gubernur Lampung Samsudin Hadiri Bimtek Program KPK Perempuan Anti Korupsi

 

Dalam sambutannya PJ gubernur menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Tim KPK atas penyelenggaraan program tersebut,Ia menegaskan bahwa Provinsi Lampung menjadi lokus kegiatan dengan target berbagai elemen masyarakat, termasuk pemuda, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), serta tokoh dan perwakilan organisasi perempuan yang mengikuti Bimtek tersebut.

“Dalam rangkaian kegiatan ini, diharapkan dapat memberikan manfaat yang luas, menumbuhkan dan menjaga integritas dari lingkungan terkecil untuk melakukan pencegahan korupsi. Keberhasilan pemberantasan korupsi bergantung pada integritas semua lapisan masyarakat, termasuk yang hadir saat ini, yang juga akan menentukan kesuksesan pembangunan,” ujar Samsudin.

Samsudin juga menilai bahwa kegiatan ini sangat positif dan penting bagi pembangunan di Provinsi Lampung. Menurutnya, upaya memerangi korupsi harus dimulai dari pencegahan, salah satunya dengan meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM), melalui pendidikan formal maupun non-formal seperti pelatihan, bimbingan teknis, dan diskusi “Kesempatan ini adalah bagian dari peningkatan SDM melalui pendidikan non-formal dalam rangka pencegahan korupsi ucapnya.

Ia juga menekankan bahwa korupsi tidak mengenal gender atau latar belakang pendidikan. Perempuan dan laki-laki memiliki potensi yang sama dalam menjadi pelaku atau korban perilaku koruptif. Berdasarkan data KPK, 9,52% pelaku korupsi adalah perempuan, namun perempuan memiliki peran strategis dalam pemberantasan korupsi, baik sebagai ibu, istri, maupun anggota masyarakat.

“Dari perspektif gender, peran perempuan dalam gerakan antikorupsi bukan hanya di level mikro keluarga, tetapi juga di komunitas, tempat kerja, dan masyarakat luas,” tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, Plh. Direktur Pembinaan Peran Serta Masyarakat KPK RI, Johnson Ridwan Ginting, menyatakan bahwa perempuan dipilih sebagai target utama kegiatan ini karena peran sentralnya sebagai istri, ibu, dan bagian dari masyarakat.

Ia menekankan pentingnya peran perempuan dalam menjaga martabat keluarga dan menanamkan nilai-nilai kejujuran dan tanggung jawab pada anak-anak mereka.

“Perempuan memiliki tugas penting dalam menanamkan sikap jujur dan tanggung jawab pada anak-anaknya, agar kelak mereka menjadi individu yang amanah dan tidak terjerumus dalam perilaku korupsi,” ujar Johnson.(Tia)

Tinggalkan Balasan