Perwiraone.com Bandar Lampung – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung, Provinsi Lampung mengimbau kepada pedagang takjil tidak sampai mengganggu arus lalu lintas saat menjajakan dagangan menjelang waktu berbuka puasa.
“Bulan puasa ini jadi momentum untuk pedagang musiman untuk menjajakan dagangannya. Sehingga fokus utama penertiban kali ini adalah lapak takjil dan pasar tumpah yang memakan fasilitas umum seperti trotoar dan bahu jalan,” kata Kepala Satpol PP Bandarlampung Ahmad Nurizki Erwandi di Bandarlampung, Kamis.
Pihaknya telah memetakan lokasi-lokasi yang sering dijadikan tempat berjualan takjil secara dadakan untuk selanjutnya menjadi prioritas operasi ketertiban, terutama kawasan padat aktivitas warga dan lalu lintas.
“Kami juga sudah mengimbau baik pedagang dan pembeli agar tidak menumpuk kendaraan di lokasi yang dapat membuat kemacetan,” kata dia.
Ia mengatakan petugas akan memberikan teguran hingga tindakan penertiban langsung di lokasi yang terindikasi memicu kesemrawutan arus kendaraan.
“Teguran dan tindakan kami hanya semata-mata agar lalu lintas di lokasi kemacetan dapat berjalan lancar,” kata dia.
Dia menyampaikan bahwa personel yang terlibat dalam pengamanan dan ketertiban di lokasi penjualan takjil sifatnya situasional, sedangkan apabila diperlukan tambahan maka segera dikirimkan petugas guna menjaga kondisi tetap aman.
“Jadi situasional saja sifatnya. Tetapi memang kami telah menempatkan sejumlah personel di pos penjagaan rutin yang beroperasi setiap hari di kawasan Pasir Gintung dan Bambu Kuning guna memantau kondisi lalu lintas di sana tutupnya.(***)
