Peduli Lingkungan dan Hutan,DPK ALUN Tanggamus Gelar Audensi Bersama Bupati

Perwiraone.com Tanggamus – Setelah Menerima Surat Keputusan (SK) dari Dewan Pimpinan Wilayah Lampung (DPW) Apresiasi Lingkungan Dan Hutan (ALUN)  Lampung, Jajaran Dewan Pimpinan Kabupaten (DPK) Kab Tanggamus  Menggelar Audensi Bersama Bupati Tanggamus di Rumah Rapat Kantor bupati setempat pada Selasa 24 Januari 2025.

Audensi yang dihadiri Ketua ALUN Tanggamus Suharni S.Sos,Wakil Ketua Iwan Setiawan, Sekretaris Rusli, Bendahara Amri beserta jajaran Pengurus DPK Alun ALUN Tanggamus dan didampingi Oleh Ketua  DPW ALUN Lampung Helman Saleh S.sos. M.IP, Sekretaris M.Asykar beserta Pengurus DPW ALUN Lampung dan diterima lansung oleh Bupati Tanggamus Hi.M.Saleh Asnawi SH.MH. Kaban Bapperida Doni Sangaji ,Asisten Satu,jajaran kepala dinas terkait dan juga Kabag hukum.

Menurut ketua DPK ALUN Tanggamus Suharni S.Sos  Mengatakan bahwa Ancaman bencana ekologis di Kabupaten Tanggamus kini berada pada level yang sudah mengkhawatirkan sekali ,pihaknya secara tegas mendesak pemerintah kab Tanggamus segera melakukan Rehabilitasi Hutan dan Lingkungan di kaki Gunung Tanggamus dan juga ekosistem di bibir pantai teluk semangka,dimana sama sama kita ketahui bahwa lereng gunung Tanggamus kini sudah dalam  keadaan sangat sangat memperihatinkan yang sudah mengalami kerusakan parah akibat Banyak nya Perambahan kebun Rakyat hingga sampai ke kawasan Hutan lindung dan juga lereng lereng  puncak gunungnya, Kerusakan hutan di Gunung Tanggamus bukan lagi ancaman masa depan, tapi bahaya nyata hari ini. Risiko longsor, banjir, bahkan potensi likuifaksi mengancam pusat pemerintahan Tanggamus yang berada di zona rawan bencana ini tegasnya.

Ketua DPW ALUN Lampung Helman Saleh memaparkan bahwa kawasan hulu Gunung Tanggamus kini telah mengalami degradasi serius. Perambahan perkebunan telah menembus kawasan penyangga, menyebabkan fungsi ekologis hutan sebagai penyimpan air dan penahan tanah hampir lumpuh total, Kondisi ini dapat memperbesar risiko Banjir bandang saat musim hujan,Longsor lereng pegunungan,Krisis air bersih saat kemarau,Ancaman likuifaksi di wilayah perkantoran Pemda ucapnya.

Sekretaris DPW ALUN Lampung M. Asykar juga menegaskan bahwa rehabilitasi hutan dan Daerah Aliran Sungai harus menjadi prioritas darurat daerah, bukan sekadar program tahunan,Dorong Rehabilitasi Berbasis Masyarakat & Belajar dari Gunung Balak,Dalam audiensi tersebut, ALUN Lampung mencontohkan keberhasilan rehabilitasi kawasan Gunung Balak, Lampung Timur, yang dilakukan melalui program Rehabilitasi Hutan dan Lahan (RHL) berbasis partisipasi masyarakat, karena Kunci keberhasilan pemulihan ekosistem adalah keterlibatan masyarakat sebagai pelaku utama rehabilitasi, bukan hanya objek kebijakan, cara ini dinilai sangat relevan untuk diterapkan di Tanggamus guna mencegah konflik sosial sekaligus memulihkan fungsi ekologis kawasan hulu.

Iya juga meminta Pemkab Tanggamus untuk segera masuk dalam skema perdagangan karbon (carbon trading). Dengan luas hutan dan kawasan mangrove yang masih signifikan, Tanggamus dinilai memiliki potensi besar menjadi daerah penghasil kredit karbon yang bisa menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang berkelanjutan dimana jumlah nya bukan sedikit.

Kami juga  mendesak Pemkab Tanggamus segera Berkoordinasi dengan Pemprov Lampung dan pemerintah pusat untuk Mengintegrasikan hutan, DAS, dan mangrove ke dalam skema FOLU Net Sink 2030 dimna Mangrove & Pesisir: Benteng Terakhir Hadapi Krisis Iklim jelasnya.

Bupati Tanggamus M.Saleh Asnawi  menyampaikan,pihaknya  sangat mengapresiasi kehadiran ALUN di Tanggamus ini, karena kami liat ini  niat baik dan juga demi kepentingan Rakyat, maka kami akan segera berkoordinasi dengan pihak pihak terkait di provinsi Lampung hingga pemerintah pusat dan kita akan bersama sama untuk memperbaiki lingkungan hutan di lereng gunung Tanggamus maupun kawasan pesisir pantai, ia menegaskan Pemkab Tanggamus siap dan kita  akan segera atur serta Membuat Perjanjian kerjasamanya / MOU dengan ALUN untuk menghijaukan kembali bumi Tanggamus yang sama sama kita cintai ini tutupnya,dengan penuh senyum semangat. (Iwan/Tim Alun)