Perwiraone.com Lampung – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal meninjau pelaksanaan Gudang Buku Keliling 2026 bertajuk Out of The Boox yang digelar di Taman Budaya Provinsi Lampung.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendorong peningkatan literasi dan minat baca, khususnya di kalangan generasi muda Lampung.
Gudang Buku Keliling Out of The Boox menghadirkan ratusan judul buku dari sekitar 80 penerbit dengan harga terjangkau dan potongan harga khusus.
Kegiatan tersebut menjadi ruang bertemunya buku, ide, dan semangat literasi, sekaligus menghidupkan Taman Budaya Provinsi Lampung sebagai ruang publik edukatif.
Gubernur Mirza mengapresiasi tingginya antusiasme masyarakat, khususnya anak-anak muda, yang memadati lokasi kegiatan sejak hari pertama pelaksanaan.
“Sangat luar biasa melihat semangat anak-anak muda di Provinsi Lampung. Semoga ini menjadi tanda kepada dunia bahwa literasi di Lampung akan semakin baik dan masyarakatnya semakin cerdas,” ujar Gubernur Mirza saat meninjau lokasi kegiatan, Jum’at (30/1).
Ia mengajak masyarakat memanfaatkan momentum bazar buku tersebut untuk menumbuhkan budaya membaca sekaligus meramaikan kawasan Taman Budaya Provinsi Lampung.
“Kepada masyarakat Lampung, mari kunjungi bazar buku di Taman Budaya. Bukunya banyak, murah, dan banyak diskon. Sekaligus, mari kita ramaikan Taman Budaya Provinsi Lampung,” kata dia.
Pelaksanaan Gudang Buku Keliling 2026 bertajuk Out of The Boox digelar di enam kota, yakni Sukabumi, Pekalongan, Padang, Jember, Malang, dan Bandar Lampung.
Khusus di Bandar Lampung, kegiatan ini berlangsung mulai 23 Januari hingga 10 Februari 2026.
Tingginya minat pengunjung terlihat dari cepatnya perputaran buku yang dijual. Panitia bahkan melakukan pengisian ulang stok buku hingga lima kali selama kegiatan berlangsung untuk memenuhi kebutuhan pengunjung.
Di akhir kunjungannya, Gubernur Mirza kembali mengajak seluruh lapisan masyarakat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mendapatkan buku berkualitas dengan harga terjangkau, sekaligus mendukung penguatan budaya literasi di Provinsi Lampung. (***)
