Perwiraone.com Lampung – Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal memimpin rapat Makan Bergizi Gratis (MBG) Tahun 2025 dan Persiapan Tugas Satgas Makan Bergizi Gratis (MBG) Tahun 2026 di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur Lampung.
Usai rapat, Mirza membahas sejumlah masalah penting dalam pelaksanaan MBG di Lampung.
Diantaranya masalah bahan baku hingga menu MBG yang kerap menjadi sorotan orang tua siswa.
Terakhir keluhan Kepala Sekolah di Lampung Utara yang menemukan makanan MBG di sekolah yang tidak layak.
Mirza mengungkapkan sampai saat ini program MBG di Lampung telah mencapai 108 persen dengan total penerima mencapai 2,3 juta orang.
Bahkan Lampung masuk dalam penerima manfaat tertinggi nasional.
“MBG kita Sudah mencapai 108 persen ada 2,3 juta penerima manfaat MBG di Lampung penerima manfaat. Alhamdulillah, capaian kita mungkin sudah menjadi nasional nomor satu secara proporsionalitas,” kata Mirza.
Pada rapat kali ini Mirza menyebut mengevaluasi secara menyeluruh program MBG dj Lampung.
“Kami melakukan evaluasi dan kebetulan pemerintah kabupaten kota juga sedang membuat program-program kabupaten kota setempat,” katanya.
Selain itu, Mirza juga menyebut Pemprov Lampung ingin program MBG ke depan bisa terintegrasi dengan program di kabupaten/kota.
“Kita ingin ada evaluasi-evaluasi bagaimana MBG itu bisa menurunkan Kemiskinan, membuka lapangan pekerjaan dan juga supply chain-nya juga dari daerah-daerah setempat itu yang akan kita fokuskan di 2026,” tambahnya.
Tak hanya itu, dengan program MBG ia meminta pengelolaan langsung oleh masing-masing desa.
“Jadi dengan adanya program MBG ini maka pemerintah kabupaten/kota ini bagaimana menyiapkan desa-desa bisa mensupport makanan yang siap untuk masuk ke MBG, jadi nggak ambil-ambil dari desa-desa lain nggak tahu dari kecamatan lain atau dari Bandar Lampung malah.
Selain itu soal menu, Mirza meminta setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk kembali menerapkan standar operasional prosedur (SOP) dalam penerapan menu.
“Saya sudah tekankan untuk sesuai SOP, Infrastrukturnya baik, bahan kualitas bahan makanan, dan lain-lain baik itu tutupnya.( ***)
