Perwiraone.com Bandar Lampung — Seorang bocah bernama Satriya (10), warga Jalan Abdul Hamid, Kecamatan Rajabasa, Kota Bandar Lampung, yang sebelumnya dilaporkan hanyut akibat banjir pada Jumat (6/3/2026), ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Korban diduga terseret arus setelah hujan dengan intensitas cukup deras, hingga menyebabkan debit air sungai meningkat dan meluap, sehingga memicu banjir di sejumlah titik.
Komandan Tim (Dantim) Rescuer Basarnas, Ridho Afriza, mengatakan setelah menerima laporan kejadian, tim SAR gabungan langsung melakukan pencarian dengan menyisir area di sekitar lokasi korban diduga hanyut.
“Tim SAR gabungan melakukan penyisiran secara visual di sekitar lokasi kejadian untuk mencari keberadaan korban,” ujar Ridho.
Dalam proses pencarian, tim SAR juga sempat mengevakuasi seorang warga lanjut usia bernama Aripin Rahman (50) yang berada di sekitar area pencarian. Warga tersebut berhasil ditemukan dalam kondisi selamat.
Memasuki hari kedua operasi pencarian pada Sabtu (7/3/2026) pagi, tim SAR gabungan kembali melanjutkan upaya pencarian dengan memperluas area penyisiran hingga sekitar 4 kilometer ke arah hilir sungai. Tim juga memanfaatkan drone thermal untuk membantu pemantauan dari udara.
Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil. Sekitar pukul 08.15 WIB, korban ditemukan sekitar 800 meter dari lokasi awal kejadian.
“Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia sekitar 800 meter dari lokasi kejadian awal, kemudian langsung dievakuasi dan dibawa ke rumah duka,” tutur Ridho. (***)
